SSRA 161-180
-
Berilah cnth OTABUT (Objek TidAk diseBUT)
Jawab:
اِقْرَأْ , “Kasarnya”: أَنْتَ قِرَاءَةٌ.
-
Berilah contoh KASBUT (KASar di seBUT)
Jawab:
قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ , “Kasarnya”: هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ
-
Berilah contoh SABUT (SAsaran pemberi perintah diseBUT)
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ , “Kasarnya”:نَحْنُ اَلصِّرَاطُ الْمُسْتَقِيْمُ
-
Apa yang menjadi keterangan kalimat perintah
Jawab:
Kalimat Dasar (Kasar) mjd ket lintah
-
Apa yang menjadi pokok kalimat perintah pada OBUT – OTABUT – KASBUT
Jawab:
Yang memerintah dan kata kerja perintah menjadi pokok kalimat perintah
-
Apa yang menjadi pokok kalimat perintah pada SABUT
Jawab:
Kata kerja perintah اهدى dan sasaran yang menerima perintah انت menjadi pokok kalimat perintah
———————————————-
MODEL BAHASA #QURAN
-
MB (Model bahasa #Quran) terdiri dari?
Jawab:
1). Bahasa Mubin (مُبِيْنٌ) = gamblang
2). Bhs. Mutasyabihat (مُتشَابِهَات) = Sastra
-
Pembahasan Sastera terdiri dari?
Jawab:
1). Istilah Sastera
2). Perangkat Sastera
3). Pembagian Sastera
4). Kelengkapan Sastera
5). Kedudukan Sastera
6). Tujuan Mempelajari Sastera
-
Sebutkan Istilah Sastera dan rumusnya?
Jawab:
MOHAY ASMAT LAMBANG GANJAL PULSA
MOdel baHAsa Yang menjelASkan muhkaMAT daLAM BAhasa gamblaNG denGAN JALan PULSa (Perumpamaan, Ungkapan, perLambang dan Sandi)
-
Perangkat Sastera terdiri dari?
Jawab:
1). Yang diumpamakan / musyabbah (مُشَبَّهٌ)
2). Alat perumpamaan / adat tasybih (اَدَاتُ التَّشْبِيْهِ )
3). Yang diumpamakan dengannya / musyabbahbih ( مُشَبَّهٌ بِهِ)
4). Hub. Persamaan antara 1 & 3 / wajah syabah (وَجْهُ الْسِبْهِ)
-
Pembagian Sastera terdiri dari?
Jawab:
PULSa
1). Perumpamaan
2). Ungkapan
3). Perlambang
4). Sandi (apa & bagaimana wahyu diturun kan)
-
Perumpamaan terdiri dari
Jawab:
1). Perumpamaan nyata
2). Perumpamaan tersembunyi
-
Apa yang dimaksud perumpamaan nyata dan berilah contoh
Jawab:
Perumpamaan nyata memiliki perangkat sastera lengkap, TERDIRI DARI:
-
Musyabbah ( مُشَبَّهٌ )
-
Adat Tasybih ( اَدَاتُ التَّشْبِيْهِ )
-
MusyabbahBih ( مُشَبَّهٌ بِهِ)
-
Wajah Syabah ( وَجْهُ الْسِبْهِ)
Contoh:
-
Q 7 : 179 ——–> أُولَـٰٓئِكَ كَٱلْأَنْعَـٰمِ
أُوْلَٰئِكَ = M
كَ = AT
ٱلْأَنْعَـٰمِ = MB
لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ ءَاذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَا = WS
M = PK (Pokok Kalimat)
AT + MB + WS = KK (Keterangan Kalimat)
-
Apa yang dimaksud perumpamaan tersem-bunyi dan berilah contoh
Jawab:
Perangkat sastera ada yang tersembunyi
-
Berilah contoh perumpamaan tersembunyi yang adat tasybihnya tersembunyi
Jawab:
-
2:25 —>أَنَّ لَهُمْ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰر
أَنَّ لَهُمْ = M
جَنَّـٰتٍۢ = MB
تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰر = WB
Ket: Adat Tasybih = tersembunyi, kalau dimunculkan كَالْجَنَّاتِ
-
Berilah contoh perumpamaan yang adat tasybih dan wajah syabah nya tersembunyi
Jawab:
– أَنْتَ بَدْرٌ, asalnya: اَنْتَ كَالْبَدْرِ فِي ضِيَائِه
-
Berilah contoh perumpamaan yang adat tasybih, wajah syabah dan musyabahbih nya tersembunyi
Jawab:
-
Q 2:18, ——> صُمٌّ, asalnya: هُمْ كَالصُّمِّ فِي سِمَاعِ الْقُرْاٰن
- Apa yang dimaksud dengan UNGKAPAN?
Bahasa yang maknanya tidak bisa diusut perbentuk kata, hampir2 makna tidak tergantung kpd bentuk kata.
-
Makna ungkapan dipahami dari apa?
Jawab:
Pantun, Pepatah, Peribahasa, Sindiran.
-
Berilah contoh Pantun !
Jawab:
Pada hadits Jibril jawaban nabi Muhammad terhadap pertanyaan Malaikat متى الساعة dijawab مَا المَسْؤُوْلُ عَنْهَا بِاَعْلَمَ مِنَ الْسَائِلِ diartikan dengan pantun “sudah gaharu cendana pula” artinya sdh tahu bertanya pula.
How can we help?
A premium WordPress theme with an integrated Knowledge Base,
providing 24/7 community-based support.