15. Du’a Pembuka tingkat kedua

Author: admin 64 views

1). (DP II km 1).
(tukar 344, HK 09 B7 09T)

A. On.
Dg suara nyaring , datar , nada berdo'a, ucapan nya بسم الله الرحمان الرحيم

B. G.
Sama dg ketika Dp I

C. AR.
- Siap terus hidup dg Adem sekalipun telah ditimpa kegagalan (بسم الله)
- Belajar ulang meningkatkan kemampun dan merancang ulang (الرحمان).
- Melaksanakan segala harus pasti, contoh jika ngecas pastikan connect, jika ngirim sesuatu pastikan sampai dan diterima dll ( الرحيم)
- Memohon sangat kpd Adil supaya Adem dipastikan mjd kenyataan hidup kita.

2). DP II km 2
(tukar 345, HK 15 B7 09T)

A. ON:
Ucapan datar , jgn berhenti di 'du' pd kata #hamdu.

B. G:
Sama dg km1

C. AR:
- Mulai dg cepat dan sigap melaksanakan program perbaikan (الحمد)
- Lebat tak lepas dari Adem (لله)
- Lebat sesigap alam yaitu anatomi tubuhnya (رب العالمين)

3). DP II km 3
(tukar 346, HK 21 B7 09T)

A. ON:
- Dengan nada datar mengucap الرحمان الرحيم
- Bunyi حيم (hiim) dua ketukan, jgn sampai dibaca 1 ketukan (him).

B. G
Sama dg dp II km 1

C. AR:
- Mengevaluasi lebat dg rancangan, sdh tepat atau blm? (الرحمان).
- Memastikan lebat sdh pas dg rabat (الرحيم)

Contoh kepastian jali tdk tumbuh , jgn salahkan sikon terlebih dahulu tapi pastikan dimana letak ketidak tepatan nya dg rabat.
Contoh ke dua , kepastian jali tumbuh dg baik pastikan ketepatan nya sesuai rabat! Jgn karena faktor kebetulan.

4). DP II km 4
(tukar 347, HK 27 B7 09T)

A. On:
- Bacaan datar disatukan semua jangan berhenti di 'ki' pada "maaliki"!
- Bacaan diin dibaca dua ketukan jangan hanya satu ketukan.

B. G.
Sama dengan DP km 1

C. On:
- Secara umum menggambarkan hubungan kerja Adil penguasa semesta kehidupan dan mahluk menjadi satu peredaran hidup yg bertata demikian.
- Secara khusus pengadem mau mengedar diri /menata hidup menurut Adem.
- Kita harus menguasai lebat kita, sehingga peredaran nya benar2 terkendali dan serba pasti, contoh menguasai lebat refleksi .

5). DP II km 5
(tukar 348, HK 04 B8 09T)

A. ON.
- Tekanan bacaan mulai naik
- Berhenti menghentak pada كَ ,iyyaaka! tapi nafas ditahan.
- Berhenti pada دُ ,na'budu.
- Berhenti menghentak pada wa iyyaaka!
- Bunyi 'iin pada نستعين jangan dibaca pendek 1 ketukan.

B. G:
- Sama dengan km 1

C. AR:
- Sadari sudah terjadi perubahan dari pihak ke 1 tunggal (أنا) menjadi pihak ke 1 jamak (نحن).
- Adem siap menjadi wakil Adil
- Adem siap melakukan berbagai program untuk memenangkan hidup.
- Pembangunan organisasi pelindung.
- Peningkatan usaha dari usaha pribadi menjadi usaha bersama sistem.

6). DP II km 6
(tukar 349, HK 10 B8 09T)

A. ON:
- Tekanan suara naik dengan meminta sambil memelas tegas.
- Berheti di نَا pada kata اهدنا kemudian dilanjut اَلصراط المستقيم
- Ujung bacaan قيم jangan hanya satu ketukan!

B. G.
- Gerakan sama dengan sebelumnya, namun tidak masalah kalau kepala sedikit bergerak sambil narik nafas seiring intonasi bacaan .

C. AR:
- Sadari bukan pribadi yang meminta pedoman tetapi sistem, jika shalat sendiri pun itu pribadi yang menyampaikan permintaan sistem.
- Meminta diberi petunjuk langkah-langkah ke arah ketangguhan sistem Dinamis.
- Jika dari sudut lembaga pelindung, meminta petunjuk langkah-langkah ke arah ketangguhan lembaga , mitsalnya Sihattrain, Komisi ,Yastia dll.
- Jika dari sudut usaha bersama , meminta petunjuk kearah ketangguhan usaha tersebut.
- Jika dari sudut kesehatan biologi, meminta petunjuk ke arah ketangguhan anatomi tubuh seluruh konsis.
- Jika dari sudut usaha dibawah tanggung jawab pribadi-pribadi , meminta petunjuk kearah penataan usaha yang tangguh baik titik usaha yang dipegangnya maupun yang dipegang ke oleh para sahabat.
- Permintaan ditujukan ke Adil maha pemberi petunjuk.

7). DP II km 7
(tukar 350, HK 16 B8 09T)

A. ON:
- Sedikit naik berhenti sejenak pada 'alaihim
- Ngegas sedikit dan geram ketika mengucap غير المغضوب
- Berhenti lagi sejenak pada عليهم
- Berhenti sejenak pada و لا
- Tambah ngegas dan tambah geram ketika mengucap اَلضالّين

B. G.
- Sama dengan km1
- Tidak masalah tubuh sedikit bergerak tangan kanan semakin keras membungkam tangan kiri karena sangat geram, bahkan kedua telapak kaki lebih keras menginjak sebagai perlambang anti idem.

C. AR.
- Ketika mengucap صراط الذين انعمت عليهم Tergambar sistem yang dibangun oleh para nabi dari Nabi Adam sampai dengan Nabi Muhammad, sistem seperti itu yang kita minta
- Ketika mengucap غير المغضوب dengan geram tergambar sistem para pelaku sejarah penduka , bukan itu yang kita mau.
- Ketika mengucap و لا الضالين dengan sangat geram, tergambar sistem para pelagu , juga tidak sistem itu yang kita minta.
- Dalam dunia usaha kita sadari masih tergantung kepada penduka dan pelagu mohon dengan sangat supaya tatanan Adem segera tegak.
- Dalam melakukan apapun harus menggunakan pola indah apalagi dlm proses perbaikan dari kegagalan.
- Tdk bisa hidup sendiri (makaso)) artinya melakukan usaha apapun harus dengan sistem.