SSRU 121-130

Author: admin 89 views
  1. Terbagi berapa ASTI?
Jawab : terbagi 4
1.ASAM
2.ASAS
3.ASAL
4.ASOB.
 
  1. Apa yang dimaksud ASAM?
Jawab A= ayat alquran sa=  satu artinya  penegasan M= Methodologi terdiri dari dua perkataan methode = the special form of idea / bentuk tertentu tentang ide atau bentuk berfikir atau bangunan berfikir , berbicara bentuk= berbicara dari sudut ke sudut, berfikir= memandang , dus methode = sudut memandang.
Logi kesingkatan dari logika=cabang ilmu.
Methodologi= cabang ilmu yang membicarakan sudut memandang.
Alq satu methodologi=sabagian ayat2 Alquran yang membicarakan sudut memandang.
 
  1. Apa perbedaan methode dg methodologi?
Jawab Methodologi adalah cabang ilmu sdg methode adalah obyek ilmu, methodologi hanya sebagian ayat Alquran sdg methode meliputi seluruh Alquran,
Dus!Setiap methodologi adalah methode tapi tdk setiap methode adalah methodologi.
 
  1. Methode terjemahan dari ? (272)
Jawab NUR (نُوْرٌ)
 
  1. Methode terbagi berapa?(272)
Jawab Terbagi dua, methode 012 dan methode 132
 
  1. Terjemahan dari aPakah methode 012 dan 132? (272)
Jawab Methode 012 terjemahan dari Nuurun ‘alaa (نُوْرٌ عَلَى) dan methode 132 terjemahan dari Nuurin (نُوْرٍ)
 
  1. Terbagi berapa methode 132? Sebutkan! (274)
Jawab Terbagi dua, methode idealisme dan  naturalisme
 
  1. Apa yang dimaksud methode idealisme? (274)
Jawab Sudut memandang ilmu oleh manusia yang bersumber dari jiwa sebagai subjek terhadap/untuk menerangkan/memperlakukan alam sebagai objek menurut satu ide sama dengan hakikat kehidupan adalah causalitet verband (hub sebab akibat gerak) subjek terhadap objek menurut satu ide = trinitas atau tsaalitsun tsalaatsah
 
  1. Gambarkan dan jelaskan skets methode idealisme!
jawab : Jawaban akan disampaikan oleh petugas SS , bagi petugas SS yang blm faham segera minta ke team pendidikan.
 
  1. Apa yang dimaksud methode naturalisme ? (279)
jawab   Sudut memandang bahwa ilmu ( rangkaian keterangan ) ialah reflek ( pantulan ) oleh manusia sebagai subjek terhadap ( untuk ) menerangkan/memperlakukan alam sebagai objek menurut satu ide.