SSRA 21-40

Author: admin 287 views
  1. Bagaimana Kaidah serumpun?
Jawab: اِلْحَاقُ يَاءٍ مُشَدَدةٍ فِى آخِرِالْاِسْمِ فَهُوَ نِسْبَةٌ Nempel “YA” dobel di akhir kata benda disebut NISBAH
  1. Bagaimana Rumusan ya NISBAH?
Jawab: نِسْبَةُ شَيْءٍ اِلَى شَيْءٍ وَلَيْسَ لَهُمَا سَوَاءٌ  ATAU نِسْبَةُ شَيْءٍ اِلَى شَيْءٍ وَهُمَا لاَيَسْتَوِيَان Membangsakan/menyerumpunkan sesuatu ke-pada sesuatu dimana keduanya tidak sama.
  1. Apa yang dimaksud dengan “serumpun”?
Jawab:  SUB sama, BESAR beda
  1. Berilah contoh bahasa Indonesia yang serumpun dengsan bahasa Malaysia!
Jawab:  Kata Pusing
  1. Indonesia artinya sakit kepala
  2. Malaysia artinya berputar – putar
  1. Berilah contoh bahasa #Quran serumpun dengan bahasa Arab!
Jawab: أَحَدٌ     SUB #Quran dengan Arab sama
  • BESAR #Quran = Kata Pelaku sangat artinya:  pemersatu
  • BESAR Arab = Kata Bilangan artinya:  satu
  1. Para ahli bahasa mengatakan bahwa bentuk bahasa terdiri dari empat, dengan rumus: PeTIS
Jawab: 1). Bahasa percakapan 2). Bahasa tulisan 3). Bahasa isyarat 4). Bahasa syair
  1. Sebutkan bentuk bahasa yang dikatakan oleh #Quran pada surat #Haqqah:42
Jawab: …بِقَوْلِ كَاهِنٍ…  yaitu bentuk bahasa dukun.
  1. Apa yang dimaksud dengan bahasa dukun?
Jawab: Yakni bentuk bahasa yang memerlukan juru tafsir.
  1. Bentuk bahasa #Quran adalah?
Jawab:      Bahasa percakapan
  1. Sebutkan ciri – ciri bahasa percakapan !
Jawab: ada 3, yaitu 1)   Intonasi menentukan makna 2).   Tidak bertele – tele 3).   Tidak terlalu terikat dengan tata bahasa
  1. Berilah contoh intonasi menentukan makna !
Jawab: (Intonasi terdiri dari: KHABARIYAH dan  INSAIYAH) Contoh: kata “SAYANG”
  1. Berilah contoh tidak bertele-tele !
Jawab: اَلْمَعْلُوْمُ مَخْذُوْفٌ فَصَحَةُ الْكَلَّامِ yang sudah diketahui tidak disebut lagi) Contoh: Tanya: “Kemana?” kalau di sebutkan asalnya “anda mau pergi kemana?” Jawab: “pasar”. Kalau disebutkan asalnya “saya mau pergi ke pasar”.
  1. Berilah contoh tidak terlalu terikat tata bahasa!
Jawab: Harakat sukun (ْ) apabila nyambung dengan alif lam (ال) berubah menjadi harakat kasrah spt  رَتِّلِ الْقُرْءَانَ  asalnya رَتِّلْ اَلْقُرْءَاَانَ Tetapi tidak semua Harakat sukun (ْ) apabila nyambung dengan alif lam (ال) berubah menjadi harakat kasrah spt .. مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ …     asalnya  …  مِنْ اَلشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ …  tidak menjadi  …  مِنِ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ …. dll.
  1. TB #Quran terdiri dari?
Jawab: 1).   Teori bentuk kata  (صَرْفِيَة) 2).   Teori kalimat  (نَحْوِيَة) 3).   Teori mengurai kalimat (اِعْرَابٌ)
  1. Teori bentuk kata (صَرْفِيَة) terdiri dari?
  Jawab: 1)   Kata kerja   (فِعْلٌ) 2)   Kata benda  (اِسْمٌ) 3)   Lain – lain bentuk kata (حَرْفٌ)
  1. Istilah kata kerja adalah?
Jawab: Bentuk kata yang menunjukkan kepada kerja atau berbuat berlaku dikala  diucapkan.
  1. Aspek pembahasan kata kerja meliputi?
Jawab:                                                                                               2J, 2K, 2P. 1).  Jenis 2).   Jumlah 3).   Kebutuhan objek 4).   Kondisi kerja 5).   PEDAS 6).   Perubahan harakat
  1. Jenis kata kerja terdiri dari?
Jawab: 1)  Sempurna / سَالِمٌ (Kk tidak terdapat huruf buduk dan tidak bertasydid) 2)   Buduk / مُعْتَلٌّ (Kk. terdapat huruf أ  و  ي) 3)   Bengek / مُضَاعَفٌ  (Kk. Yang bertasydid)
  1. Kata kerja buduk (فِعْلُ الْمُعْتَلِّ) terdiri dari
  Jawab: 1)   Buduk alif  (أ ) 2)   Buduk waw  (و ) 3)   Buduk Ya  (ي )
  1. Kata kerja buduk dilihat dari posisinya trdiri dari?
Jawab: 1)   Buduk diawal (مِثَال الْمُعْتَلِّ) 2)   Buduk ditengah  (أَجْوَف الْمُعْتَلِّ) 3)   Buduk diakhir   (نَاقِص الْمُعْتَلِّ) 4)  Buduk berendeng (لَفِيْفٌ مَقْرُوْنٌ) contoh رَأَى 5)  Buduk berhimpit (مَفْرُوْقٌ  لَفِيْفٌ) contoh وَقَى 6).  Buduk berjejer, contoh أَوَى