SSRA 321-340

Author: admin 89 views

321. Sekalipun jatuh setelah إِلَّا, fatahnya kata benda bisa jadi bukan krn إلّا, tetapi krn mjd obyek, beri contoh! (338)
Jawab
وَ مَا يُضِلُّ بِهٖ إِلَّا *اَلْفَاسِقِيْنَ
مَا اِتَّبَعْتُ إِلَّا *صَالِحًا*

322. Sebutkan huruf/alat pengecualian اَدَوَاتُ الاِسْتِثْنَاءِ selain إِلَّا !
(338)
Jawab
غَيْرُ ، سِوَى ، عَدَا ، خَلَا ،
حَاشَا ، دُوْنَ
artinya selain

323. Beri contoh ket pengecualian menggunakan غَيْرُ!
Jawab (340)
هَلْ مِنْ خَالِقٍ *غَيْرُ اللّٰهِ*

324. Beri contoh ket pengecualian menggunakan سِوَى !
Jawab (340)
إِنَّ لِكُلِّ مَالٍ لَحَقًّا *سِوَى الزَّكَاةِ*

325. Beri contoh ket pengecualian menggunakan عَدَا !
Jawab (340)
جَاءَ الْقَوْمُ *عَدَا صَالِحًا*

326. Sebutkan kata benda bekedudukan fatah yg ke 9 ! (342)
Jawab
Munaadaa (منادى)

327. Apa yg dimaksud munaadaa? (342)
Jawab
Munaada = yg diseru .
اَلْمُنَادَى هُوَ اَلْاِسْمُ الْمَنْصُوْبُ اَوِ الْمَرْفُوْعِ بَعْدَ حَرْفِ النِّدَاءٍ
Munaadaa adl kata benda yg fatah atau bengkok setelah kata seru.

328. Sebutkan beberapa huruf nida (342)
( kata seru dan menunjukkan apa?)
jawab
1.Menyeru dekat (لِلْقَرٍيْبِ) , أَ dan أَيُّ
2.Menyeru jauh (لِلْبَعِيْدِ) آ، أَيَا dan هَيَا
3.Menyeru dekat dan jauh (للقريب و البعيد) , يَا

329. Pada kondisi Munaadaa/yg diseru berkedudukan bengkok? beri contoh! (344 blm recek tukar)
jawab
Ketika tunggal / bukan kata majemuk , contoh:
يَا نَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَى إِبْرَاهِيْمَ
أَيُّهَا النّاسُ اِتَّقُوا اللّٰه

330. Pd kondisi apa munaadaa berkedudukan fatah? Beri contoh! (344)
Jawab
Ketika mjd kata pertama dari kata majemuk, contoh:
يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ…..
يَا بَنِيْ إِسْرَائِيْلَ

331. Bgm hukum perubahan yaa nida mjd mim ? (344)
Jawab
berlaku pd kata يَا اَللّٰهُ mjd اَللّٰهُمَّ ، yaa diganti mjd mim tasydid kmd posisinya dipindah ke belakang, arti tetap sama ,yaa Allaah!

332. Beri contoh ya nida yg tdk disebut! (346)
Jawab
رَبَّنَا
asalnya يَا رَبَّنَا , tapi dlm makna tetap muncul , wahai pembimbing kami!

333. Beri contoh ya nida tdk disebut , kpno pihak 1 dibuang! (346)
Jawab
رَبِّ
Asalnya يَا رَبِّيْ maknanya tetap , wahai pembimbingku.

334. Apalagi btk kata yg kedudukan nya fatah dan berikan contoh?! (346)
Jawab
-KK كَانَ
-PK إِنَّ
-Tawaabi’
Contoh lihat pd kt benda yg kedudukan nya bengkok

335. Sebutkan kata benda yang kedudukannya harus kasrah! (348)
Jawab
1. KB yang didahului huruf jar (huruf yang mengkasrahkan)
2. Kata ke-2 dan selanjutnya dari kata majemuk (mudhaaf ilaih)
3. Tawaabi’ (pengekor)

336. Sebutkan lain2 bentuk kata yang termasuk huruf jar! (348)
Jawab
بِِ ـ لـِ/لَـ ـ فِيْ ـ مِنْ ـ إِلَى ـ عَلَى ـ عَنْ ـ كَ ـ رُبَّ ـ حَتّٰى ـ (وَ , ب، ت) لِلْقَسَمِ

337. Beri contoh yang mencakup 1, 2, 3 (didahului huruf jar, mudhaaf ilaih, dan pengekor)! (348)
Jawab
لِلّٰهِ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ الْعَزِيْزِ
– KB اللهِ dikasrahkan oleh huruf لِ
– KB رحمةِ dan ربِّ mudhaaf ilaih 1 dan 2
– KPNO كَ mudhaaf ilaih 3 mabni fathah inprinsip kasrah
– KB اَلْعَزِيْزِ pengekor, yaitu sifat terhadap رَبِّكَ

338. Apa perbedaan kata kata benda dan kata kerja dilihat dari ‘irab menurut nahwu sharaf? (350)
Jawab
Tidak ada kata benda yang kedudukan nya sukun (jazm) dan tidak ada kata kerja yang kedudukan nya kasrah (jar).

339. Bagaimana hukum /kedudukan kata kerja telah ? (350)
Jawab
1.Mabni fatah untuk هو ، هما dan هي contoh:
فعلَ
فعلاَ
فعلَتْ
فعلتَا
Perhatikan harkat lam fi’il semua fatahmaka disebut mabni fatah

2.Mabni dhammah untuk هم contoh فعلُوا
Perhatikan lam fi’il berharkat dhammah maka disebut mabni dhammah

3.Mabni sukun untuk هن ـ أنتَ ـ أنتما ـ أنتم ـ أنتٍ ـ أنتن ـ أنا ـ نحن contoh:
فَعلْن
فعلْتَ
فعلْتما
فعلْتم
فَعلْتِ
فعلْتن
فعلْتُ
فعلْنا
Perhatikan lam fi’il berharkat sukun, maka disebut mabni sukun

340. Apa yang dimaksud dengan mabni? (350)
Jawab
Menetapnya harkat akhir suatu perkataan pada suatu keadaan tertentu artinya tidak terpengaruh oleh huruf-huruf yang memasukinya.