SSRU 91-100

Author: admin 115 views
  1. berdasar ” sejarah hidup” hari ini kita dlm kondisi kadzdzaba dan tawalla, berada dlm kehidupan jahannam 132, bgm kah solusi untuk merevolusikan diri mencapai kehidupan jannah, jelaskan dg skets garis pribadi atau skets jus maja ?!
J :
      JUS MAJA
tuJUh Strategi mencapai JAnnah atau JAhanam
( jus untuk skets garis pribadi)
SS ajaran benar di dunia hus has
  1. Silang Serius >< tdk  Silang Serius
  2. belAJAR >< tdk  belAJAR
  3. peleburAN >< tdk  peleburAN
  4. hidup BENAR. >< tdk hidup BENAR
  5. hasanah DI DUNIA >< sayyiah DI DUNIA
  6. HUSnul khatimah. >< suul khatimah
  7. HASanah di akhirat >< sayyiah di akhirat
  1. bagaimanakah mencapai hidup benar?
J :
ikuti pokok – pokok mencapai hidup benar
  1. apa arti pokok / utama ?
J :
yang penting,  yang utma yang sangat diperlukan.
  1. sebutkan contoh pokok !
J :
Kebutuhan pokok = kebutuhan yg sangat diperlukan,
Sembako= sembilan bahan pokok= sembilan bahan yang sangat diperlukan.
  1. apa yang dimakasud pokok – pokok mencapai hidup benar?
J :
keterangan – keterangan yang sangat  diperlukan dalam mencapai hidup benar.
  1. apakah keterangan – keterangan itu ?
J :
Garis Hidup ( GH ) – Pokok2 Garis Hidup ( PPGH ) – Prosedur dan titik tolak belajar ( PDTTB ) – #Quran satu Penentu Belajar ( ASPB)
  1. Ada berapa pokok-pokok garis hidup? Sebutkan dg ayatnya!
J :
Ada 4.
1).Tahu→Mau (2:285).
2).Tahu→Tidak mau (2:93).
3).Tidak tahu→Tidak Mau (4:46).
4).Tidak tahu→Mau (4:78 dan 18:93).
  1. Jelaskan sket PGH dg DH
J :
T-M = 012.
T-TM= tawalla atau maling 1→2 yg dikadzdzaba yaitu manipulasi dg stempel hasil experimen.
ST-TM=kadzdzaba yaitu penyamaran atau pengaburan 012 dan 134 mjd
2an 132 dg stempel intuisi.
TT-TM dan TT-M adalah garis kuda delman untuk sebakul rumput atau garis babi melayap di malam buta
  1. Proses menanggapi sebenar-benar menanggapi dibagi menjadi dua tahap , sebuntukan.
Jawab :
1.Belajar satu persiapan hidup.
2.Shalat satu pembinaan hidup.
  1. Terjemahan dari apakah perkataan ” belajar”?
Jawab :
Terjemahan dari rattil atau qira-ah.