11. QS. *Shaff (61): 1-3 & QS. #Baqarah (02): 43-44 (KOBAR 103)

Author: admin 44 views

QS. *Shaff (61): 1-3 (KOBAR 103)

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ 1الصف
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ 2الصف
كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ 3الصف

Kandungan Makna
Ayat 1: Semesta angkasa dan bumi sibuk berbuat memberi data bukan sibuk berbuat mengobral kata.

Ayat 2: Sindiran Allah “Mengapa kalian mengobral kata tanpa pelaksanaan, mendagangkan teori tanpa pembuktian?

Ayat 3: Adalah sebuah kesalahan besar menurut Ilmu Allah, ngomong program seluas angkasa sedangkan data hanya selebar daun kelor.

QS. #Baqarah (02): 43-44

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ 43البقرة
أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ 44البقرة

Kandungan Makna:
Ayat 43: Perintah perbaikan shalat sbagi pembinaan sekaligus perbaikan segala aspek hidup yang dibinanya (mulai tidur sampai tidur lagi) juga aspek pendidikan, dan perintah perbaikan sistem perekonomian (segala aspek mata pencaharian) dengan sistem zakat sebagai sistem kaljasadi, Yaitu Perintah berlaku tertib menurut para nabi.

Ayat 44: Sindiran Allah terhadap orang yang tidak tertib yaitu yang mendahulukan menyuruh kepada org lain untuk berlaku ihsan (lebur) sedang ia lupa diri tidak meleburkan anfusnya padahal sudah memahami Ilmu, kemudian Allah menyindir “Kenapa ente berlagak pilon pura-pura ga tahu”?