14. QS. Shaad (38): 26-27 (KOBAR 106)
QS. Shaad (38): 26-27 (KOBAR 106)
يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ 26ص
|
||
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ۚ ذَٰلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ 27ص
|
||
Kandungan Makna
Ayat 26 :
Allah mengajarkan Ilmu kepada nabi Daud supaya Daud dan pendukungnya lebur dg Ilmu, itu yaitu tegakkan hukum/norma hidup seobyektif-obyektifnya, contoh hukum makan, jangan mengorbit diri kepada subyektifisme = jgn ikuti selera, kalau mengikuti selera = membikin diri bertolak belakang dengan tatanan 012, ‘adzab yang demikian pedih yaitu akibat buruk akan menimpa terhadap yang bertolak belakang dengan sistem 012, oleh karena mereka tidak mau kenal dengan 012 yaitu melupakan diri terhadap giliran sejarah tegaknya 012 yang sangat matematis. Contoh ‘adzab akibat tidak menegakkan hukum makan adalah diabet dll.
Ayat 27.
Allah mencipta organis biologis tidak menurut sistem bathil begitu budaya, kehidupan yang bagaikan sijago merah adalah akibat buruk bagi mereka yang berlaku negatif terhadap Ilmu Allah yaitu hidup dengan sistem bathil
How can we help?
A premium WordPress theme with an integrated Knowledge Base,
providing 24/7 community-based support.